Jepang Pelan-pelan Angkat Larangan Berpergian Ke Negaranya.

Mulai bulan Oktober mendatang, Jepang akan pelan-pelan mengangkat kebijakan larangan berpergian mereka. Turis dari beberapa negara sudah boleh masuk.

Jepang mempertimbangkan untuk secara bertahap membuka kembali keran wisatawan dari luar negeri masuk ke negara mereka. Khusus turis dari beberapa negara tertentu saja, sudah boleh untuk mengunjungi Jepang.

Pemerintah Jepang memberikan prioritas bagi turis dari 10 negara yang punya kasus harian virus Corona yang rendah. Sepuluh negara tersebut di antaranya adalah Australia, Selandia Baru, dan Vietnam.

Mulai tanggal 1 Oktober mendatang, oleh pemerintah Jepang turis dari negara-negara tersebut diizinkan untuk masuk ke Negara Sakura. Namun dengan catatan, mereka boleh tinggal tidak lebih dari 3 bulan lamanya.

Pelonggaran itu berarti negara-negara tersebut sudah mulai boleh menerima traveler yang berasal dari Jepang. Tapi, pemerintah Jepang memberikan kewenangan kepada negara tujuan untuk menerima atau menolak traveler dari Jepang.

Saat ini, Jepang tengah bernegosiasi dengan 16 negara lainnya termasuk China, Vietnam dan Taiwan untuk menormalkan kembali bisnis tur dan travel mereka. Pemerintah sepakat untuk memulai melonggarkan aturan traveling supaya bisnis pariwisata kembali berjalan, namun sebelumnya harus terjadi kesepakatan dulu antar kedua negara.

Mulai bulan depan, Jepang akan menurunkan level kewaspadaan mereka menjadi level 2, untuk beberapa negara dengan tingkat infeksi Corona yang rendah. Level 2 itu masih membatasi warga negara Jepang, utamanya untuk menghindari acara berpergian yang nonesensial.

Penurunan level kewaspadaan itu akan jadi yang pertama kalinya bagi Jepang selama pendemi Corona. Pemerintah Jepang berharap pelonggaran itu untuk memancing aktivitas ekonomi yang berlangsung di negara yang bersangkutan begitu larangan traveling diangkat.